SURAT EDARAN WALIKOTA TASIKMALAYA

11 Agustus 2015 WIB

SURAT EDARAN WALIKOTA TASIKMALAYA

NOMOR : 451/1325/Kesbangpol/2015

 

TENTANG

PENERAPAN PERATURAN DAERAH KOTA TASIKMALAYA 

NOMOR 7 TAHUN 2014 TENTANG TATA NILAI KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG RELIGIUS DI KOTA TASIKMALAYA

 

Diberitahukan kepada seluruh warga masyarakat Kota Tasikmalaya bahwa di Kota Tasikmalaya telah diundangkan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya, sehingga perlu segera diwujudkan pelaksanaannya secara terpadu  dalam berbagai aspek, baik yang menjadi kewenangan atau tanggung jawab pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan maupun masyarakat pada umumnya. 

Berkenaan dengan hal tersebut, maka dalam upaya penerapan peraturan daerah dimaksud, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut : 

A. kepada Penyelenggara Kegiatan/usaha, baik pemerintah maupun non pemerintah yang membawahi/ mempekerjakan orang lain dalam menjalankan kegiatan/usahanya, agar :

 
1
menyediakan sarana dan prasarana peribadatan secara layak sesuai kebutuhan di lingkungan tempat kegiatan/usaha, seperti musholla dan segala kelengkapan ibadah yang dibutuhkan;
 
2
memberikan kesempatan dan waktu yang cukup bagi orang yang berada di bawah tanggung jawabnya untuk melaksanakan ibadah sesuai tuntunan ajaran agamanya masing-masing;
 
3
menginformasikan waktu pelaksanaan ibadah, seperti pengumandangan adzan melalui alat pengeras suara atau bentuk lain sesuai tuntunan ajaran agama masing-masing;
 
4
menyusun, menetapkan dan menginformasikan tertib berpakaian bagi orang yang berada di bawah tanggung jawabnya dengan memperhatikan norma agama, hukum, kesopanan dan kesusilaan;
 
5
menginformasikan himbauan tertib berpakaian yang sopan kepada pengguna layanan jasa kegiatan/usaha;
 
6
memperhatikan hak-hak karyawan yang dipekerjakannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, seperti tunjangan hari raya; 
 
7
menyelenggarakan kegiatan yang memupuk dan mencerminkan rasa kesetiakawanan sosial, seperti penyaluran dana CSR, santunan kepada fakir miskin dan anak yatim piatu; 
 
8
memproduksi, mengedarkan dan/atau menjual makanan dan minuman yang halal, sehat dan aman untuk dikonsumsi;
 
9
tidak memproduksi, mengedarkan, menjual dan/atau menjadikan tempat kegiatan/ usahanya untuk konsumsi minuman beralkohol;
 
10
tidak mengajak atau mewajibkan orang yang berada di bawah tanggung jawabnya untuk menggunakan atribut agama yang tidak sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya; 
 
11
tidak menjadikan tempat usahanya sebagai sarana penyelenggaraan kegiatan yang bertentangan dengan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius;
 
12
dalam melaksanakan kegiatan perekonomian, agar menerapkan prinsip kejujuran, adil dan persaingan usaha yang sehat, seperti kepastian harga, jumlah timbangan/takaran yang tepat dan tidak menimbun barang;
 
13
khusus bagi umat Muslim, agar dalam melaksanakan kegiatan perekonomian, mengutamakan menggunakan sistem ekonomi syari’ah dan tidak melakukan praktek riba dan/atau ijon;
 
14
khusus bagi penyelenggara jasa usaha akomodasi perhotelan, agar melengkapi layanannya dengan menyediakan informasi arah kiblat yang mudah diketahui, perlengkapan sholat (sajadah) dan kitab suci pada setiap kamar yang disediakannya serta  himbauan/informasi untuk tidak menginap dalam satu kamar bagi pasangan yang bukan muhrim; 
 
15
khusus bagi penyelenggara jasa angkutan penumpang umum AKAP/ AKDP, agar memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan, antara lain dengan mengajak penumpang dan seluruh awak angkutan untuk berdoa bersama sebagai bentuk penciptaan suasana yang tenang selama perjalanan, dan memberikan kesempatan yang cukup bagi penumpang untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya selama perjalanan;
 
16

khusus bagi Pengelola media massa elektronik, agar :
a. memastikan bahwa setiap konten acara yang ditayangkan sejalan dengan tata nilai kehidupan masyarakat Kota Tasikmalaya yang religius; 
b. menayangkan kumandang adzan pada saat waktu sholat telah tiba.

 
17
melakasanakan kegiatan/usahanya dengan mempedomai nilai-nilai yang terkandung dalam Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya.

B. kepada Pengelola Satuan Pendidikan, agar :

   
1
menyusun dan menetapkan pedoman penerapan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius di Kota Tasikmalaya pada satuan pendidikan yang dikelolanya;
 
2
menyediakan sarana dan prasarana peribadatan secara layak sesuai kebutuhan, seperti musholla dan segala kelengkapan ibadah yang dibutuhkan;
 
3
menginformasikan waktu pelaksanaan ibadah, seperti pengumandangan adzan melalui alat pengeras suara atau bentuk lain sesuai tuntunan ajaran agama masing-masing;
 
4
memberikan kesempatan dan waktu yang cukup bagi peserta didik untuk melaksanakan ibadah sesuai tuntunan ajaran agamanya masing-masing;
 
5
menyusun, menetapkan dan menginformasikan tertib berpakaian bagi orang yang berada di bawah tanggung jawabnya dengan memperhatikan norma agama, hukum, kesopanan dan kesusilaan;
 
6
melaksanakan kegiatan lainnya yang mencerminkan upaya perwujudan tata nilai kehidupan yang religius di lingkungan satuan pendidikan, antara lain penguatan praktek ibadah, penanaman nilai-nilai akhlak dan budi pekerti, peningkatan pengetahuan ilmu  agama/moral. 

C. Kepada seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya agar:

 
1
menyusun program/kegiatan penerapan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya, baik yang ditujukan bagi internal SKPD maupun bagi masyarakat berdasarkan urusan pemerintahan yang menjadi tugas dan fungsinya;
 
2
melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap penerapan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya;
 
3
melakukan koordinasi dengan berbagai unsur yang terkait dalam upaya mewujudkan keterpaduan pelaksanaannya;
 
4
dalam melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2 dan angka 3 agar mempedomani kisi-kisi program dan kegiatan berdasarkan rekomendasi tim koordinasi penerapan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya;
 
5
melaporkan pelaksanaan program/kegiatan kepada Walikota setiap bulan pada minggu kesatu melalui Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik selaku Sekretaris Tim Koordinasi penerapan Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya.

 

Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. 

 

 

Ditetapkan di Tasikmalaya 

pada tanggal  31 Juli 2015

WALIKOTA TASIKMALAYA, 

 

 

H. BUDI BUDIMAN

Informasi selengkapnya klik DISINI